
Namma–A Tibetan Love Story by Kate Karko
February 15, 2006buku yg gw baca baru2 ini adl Namma,buku ini ditulis oleh pelakunya sendiri yaitu Kate Karko. Buku ini menceritakan kisah cinta antara Kate Karko dan Tsedup. Namma sendiri berarti pengantin (dlm bahasa Tibet) karena Kate menikah dg Tsedup.Kate berasal dari Inggris dan berasal dari keluarga menengah,sedang Tsedup adalah seorang anggota suku nomad di Tibet. Mereka bertemu di India dan kemudian saling jatuh cinta. Yang unik dari kisah mereka adalah banyaknya perbedaan kultur yg mempengaruhi hidup masing2. Untunglah Tsedup termasuk ‘terpelajar’ untuk golongannya. Ia bisa berbahasa Inggris dan pernah bersekolah,namun keluarganya adalah benar2 tipikal suku nomad pd umumnya.Mungkin di sinilah letak menariknya buku ini bagi orang awam,yaitu pembauran kasta antara yang ‘beradab’ dan yang ‘tidak beradab’.Jujur kita akan lebih merasa simpati kepada Kate yg rela untuk ‘turun derajat’ dg memilih Tsedup ketimbang hidup dg pria yg sederajat dengannya.Selanjutnya cerita bergulir tentang penyesuaian diri antara Kate dg kehidupan dalam suku nomad dan Tsedup yg mencoba menyelaraskan dg ritme London.Awal cerita menarik tapi lama kelamaan membosankan bagi gw,cerita yg terlalu detil menjadi tidak menarik lagi bagi gw.Dan akhir cerita mereka mengambil keputusan yang realistis untuk terus hidup di London ketimbang menghabiskan waktu tinggal dlm keluarga suku nomad.Tapi gw salut dg usaha mereka untuk menjalani semua perbedaan dg sikap dan toleransi yg besar.Berapa banyak orang di dunia ini yg berani mengambil jalan hidup seperti mereka?..sangat sedikit pastinya.
Leaving the comfort zone
Itulah yang mereka lakukan,saling meninggalkan semua hal yg terbiasa dlm hidup mereka dan belajar untuk menyesuaikan dg hal baru yg pastinya menimbulkan ketidaknyamanan dan kesulitan.
