review film : Fitna The Movie

baru aja lihat film ini..wah bener-bener speechless..ngga tau mesti gimana..gilaaaaa!!!!!!..duh bener2 bersyukur deh gw hidup di negara dg pemeluk mayoritas adalah islam moderat. adegan yg paling mengerikan adalah waktu algojo memancung kepala dan ditunjukkan kepala yg sudah terlepas itu…hiyyyyhhhh bener2 bikin merinding…trus gw jg ngga ngerti kenapa anak2 kecil disiksa sampai berlumuran darah..trus mutilasi genital pada wanita yg terlihat sangat2 tidak manusiawi dan mengerikan..(mustahil tuhan menciptakan klitoris tanpa maksud, lalu mengapa mesti dibuang dan dianggap dosa?)

ngga bisa dipungkiri kalo masing2 agama semit membawa kecurigaan satu sama lain..mereka saling merasa benar. susahnya lagi, banyak yg mengaplikasikan islam semata dari ajaran nabi dan al-quran tanpa melihat kondisi, latar belakang, sejarah, budaya, nilai sosial,dll yang ada di daerah lain. bahwa selain islam adalah kafir dan darah mereka adalah halal buat islam fundamentalis benar adanya. hukum rajam dg mengubur sebatas leher dan dilempar batu sampai mati pun masih diterapkan..semua orang harus tunduk pada islam (radikal)..di luar dari itu, mati hukumannya.

gw ngga menyalahkan si pembuat film sepenuhnya..wajah islam yg kejam dan berlumuran darah masih terjadi di belahan dunia lain..gw pun sama takutnya jika islam seperti ini yg akan menguasai dunia. islam adalah agama yg damai. lagipula adalah hak seseorang untuk memeluk agama ataupun tidak. banyak orang yg tidak beragama tapi memiliki etika yg baik ketimbang orang yg mengaku beragama. intinya gw ngga setuju dg tindakan terorisme dan kekerasan atas nama agama (islam terutama).

6 thoughts on “review film : Fitna The Movie

  1. salam…
    pandangan saudari adalah hal yang paling netral, karena bisa saja itu adalah manifes dari pengamatan ttg islam sehari-hari,
    tapi saya hanya ingin mengatakan, bahwa universalisme islam itu tidaklah cukup diwakili oleh apa yang dilihat.
    karena sesungguhnya misi utama islam dalam melakukan perubahan adalah kasih sayang (rahmatan lil alamin). maka, sangat tidak arif jika ada sebuah kesimpulan tentang islam, hanya karena informasi satu sisi… fitna pun tidak layak tampil sebagai apresiasi seni, karena miskin info tentang islam.
    salam
    Rahmatul Ummah

  2. rahmatul – pandangan tuti ttg Islam secara substansial telah menunjukkan citra islam yang damai, yang tidak diacuhkan oleh geert wilders karena citra ini tak eksplosif. film wilders yang terlampau pendek ini adalah mozaik keburukan pemeluk islam, bukan islam itu sendiri; dan ia memang tidak ditujukan untuk dikritisi lewat kacamata seni, perfilman, ataupun ilmiah: film ini adalah pancingan untuk menggugah bahwa umat islam masih punya persoalan di dalamnya. kita mesti berdialog di dalam umat kita sendiri.

  3. menepikan rasa malu dan marah atas film ini, ada kebenaran dan kejujuran yg terkandung bahwa tidak semua pemeluk islam memahami hakikat islam yang sebenarnya sebagai agama yang damai. kadang mereka memposisikan dirinya sebagai perpanjangan tangan Tuhan dan menilai secara mutlak benar dan salah dg menutup pintu maaf dan taubat.nyawa tidak lebih berharga ketimbang kehormatan dan penegakan kebenaran absolut.kenyataannya, fitna adalah potret buruk tentang islam, mau tidak mau..suka tidak suka. dan ini pelajaran untuk kita semua.

  4. saya tidak menyalahkan Wilders…mungkin pembuatan film ini didasari oleh ketakutan Wilders yang teramat sangat…tidak dapat dipungkiri (karena ini adalah kenyataan) bhw beberapa thn terakhir ini banyak (banyak sekali!!!) kejadian-kejadian teroris yang mengatasnamakan agama Islam.
    Mungkin ini sudah saatnya bagi para pemeluk agama Islam untuk mengembalikan Islam ke jalurnya, sehingga Islam tidak lagi dikaitkan dengan agama yg radikal dan penuh kekerasan melainkan agama yang mengajarkan cinta kasih dan kedamaian.Karena bagaimanapun, agama apapun di dunia ini menyembah dan memuliakan satu Tuhan dan tidak ada tuhan lain kan di dunia ini selain Tuhan YME?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s