review buku : The Man Who Loved Only Numbers-Paul Erdos

minggu lalu pergi ke expo karena ada sale buku2 perpusatakaan..buku2 diobral 2 dolar saja..pengunjung yg datang lumayan banyak..tapi buku2 yg dijual rata2 buku lama dan isinya banyak yg udah ngga up to date lg. gw cuma beli buku2 buat olit n buku dekorasi..tapi best buy hari itu adalah buku “The Man Who Loved Only Numbers”..

beruntung banget mata gw sempet melirik tu buku, judulnya itu yg bikin gw penasaran..ternyata isinya ttg kehidupan Paul Erdös (dibaca ky air-dish-menurut buku ini)..prodigy dari hungaria. Saking cintanya sama angka dan hasratnya untuk selalu memecahkan persoalan matematika, dia ngga menikah dan selama hidupnya dia pergi berkeliling dari satu tempat riset/universitas ke universitas lain hanya dg membawa koper dan duit seadanya. dia memenangkan Wolf Prize, penghargaan paling bergengsi dibidang matematika, dan dari $ 50.000 yg dia dapat, dia cuma menyimpan $720 buat dirinya, sisanya disumbangkan untuk mendirikan lembaga pendidikan di Israel. Dia pernah pergi ke jepang hanya dg bermodalkan satu koper berisi baju2nya dan uang 50 dolar saja. hidupnya unik. sama menariknya dg Richard Feynman. hidup mereka berdua pun dituangkan dalam bentuk film, bedanya erdös bermain sebagai dirinya sendiri.

Dia menulis 1.475 paper ilmiah..orang yg pernah bekerjasama langsung dg erdös diberi gelar erdös no.1; orang yg bekerja sama dg orang yg pernah bekerja langsung dg erdös berarti erdös no. 2, dst..einstein berada pd erdös no.2…erdös juga rasanya satu2nya orang yg memanggil epsilon pd anak2 kecil krn epsilon dalam matematika berarti jumlah yg kecil…dia mempunyai bahasanya sendiri. sejak ibunya meninggal, erdös menghabiskan 19 jam sehari untuk matematika. “A mathematician, is a machine for turning coffee into theorems”..dan setiap ditanya kenapa dia tak banyak beristirahat, erdös akan selalu menjawab, banyak waktu untuk beristirahat nanti ketika kita dikuburkan.

yg pasti buku ini menarik sekali…gw jg belum sempat baca sampai habis..baru depan2 aja…kita lg berusaha buat dapetin filmnya feynman n erdös. jenius tapi eksentrik. hmmm..menarik!!!!

ps : konon erdös dan temannya lah yg menemukan pembuktian dasar ttg teorema bilangan prima namun tak dipublikasikan secara ilmiah n ada satu ilmuwan (gw lupa namanya) mengaku bahwa itu penemuannya dan mendapatkan Field Medal karena hal ini.

2 thoughts on “review buku : The Man Who Loved Only Numbers-Paul Erdos

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s