opini : KBRI Jepang vs KBRI Singapura

Dalam hal ini, bidang yang ditandingkan adalah dalam pelayanan pembuatan paspor baru dan isi website.

  1. Website KBRI Singapura menyediakan fasilitas download formulir secara langsung. Mudah dan menghemat waktu. Untuk KBRI Jepang, formulir tidak bisa didownload secara langsung. Harus datang ke kedutaan di mana memakan waktu, biaya dan tenaga. Selain itu, ada menu guestbook di mana isi dan alamat email dari para tamu di jembreng begitu saja.  Padahal gw berencana menuliskan keluhan gw terhadap pelayanan mereka, dengan alamat email terpampang dengan jelas seperti itu, bisa mengundang spams.
  2. KBRI Singapura, nomor antrian sudah digital, sedang KBRI Jepang tidak ada. Hanya ada tertera nama loket.
  3. KBRI Singapura menyediakan fasilitas photo dengan latar belakang merah (sekarang jadi putih) lengkap dengan tukang fotonya. Meski harus membayar tetapi hasilnya memuaskan. Di KBRI Jepang, hanya ada photo booth/kedai foto otomatis yang hanya mempunyai menu bahasa jepang. Sebenarnya booth ini adalah buatan jepang, sehingga untuk memberikan efek warna merah, mereka hanya menambahkan lampu warna oranye, di mana hasilnya malah membuat foto jadi blur dan warna kulit yang aneh. sungguh menyebalkan, seharusnya warna putih saja seperti di singapura secara booth ini memang hanya dirancang untuk foto berlatar belakang putih. Plus tempat duduk dalam booth hanya dikhususkan untuk ukuran dewasa. Saat membuat foto anak, kita harus mengatur posisinya sedemikian rupa supaya wajahnya bisa tertangkap kamera. Jadi foto sendiri di rumah adalah pilihan yang sangat bijaksana.
  4. Ruangan tunggu di KBRI Singapura cukup luas dan terlihat modern. Di KBRI Jepang, sempit dan terkesan kuno dan kusam. KBRI Singapura mungkin diuntungkan dengan areal yang luas, ada kolam ikan dan kantin yang menyediakan menu indonesia, sehingga bisa mengobati kerinduan akan makanan dengancita rasa asli indonesia.
  5. Untuk urusan waktu pemrosesan, KBRI Singapura dan KBRI Jepang  sama-sama memuaskan. KBRI Jepang memberikan fasilitas pengiriman hasil melalui pos. KBRI Singapura, gw kurang tahu.
Dari penjelasan di atas, tentu saja anda sudah tahu pemenangnya. Tentu saja KBRI Singapura. Agak mengherankan sebenarnya, karena menurut gw, penduduk Indonesia di Jepang seharusnya lebih banyak daripada di Singapura. Sehingga jumlah orang yang membutuhkan pelayanan juga lebih banyak di Jepang (meskipun ada konsuler di Osaka), tapi pelayanan kurang prima.
Jadi untuk Bapak Lutfi yang gagah dan ganteng berwibawa (boleh mengajak Ibu Bianca juga ^^), tolonglah jalan-jalan ke loket dan buatlah loket itu semodern dan sebagus mungkin. Karena di Jepang, customer adalah Tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s