Awal baru di KAUST

Di awal Februari kemarin, kita resmi pindah dari Jepang. Empat tahun penuh kenangan. Terutama buat Olit, karena di sanalah dia belajar banyak tentang bahasa, budaya dan etika Jepang. Di satu sisi gw merasa lega, karena terbebas dari tetek bengek urusan sekolah, bebas dari buta huruf kanji, bebas dari status gaijin yang kadang bikin sensi. Di satu sisi, tentu saja sedih. Karena banyak teman di sana yang rasanya sudah seperti saudara dan meninggalkan semua kenyamanan hidup di Jepang seperti transportasi yang tepat waktu, jasa pelayanan yang super duper handal, barang-barangnya yang berkualitas prima, kebersihan dan keteraturannya.

Banyak yang kaget ketika tahu kita pindah ke Saudi. Banyak juga yang sangsi apakah kita bisa menikmati kehidupan di sana yang keras dan kaku. Banyak yang belum tahu  bahwa di Saudi, banyak surga-surga kecil bertebaran, yang dikenal dengan nama compound, di mana hukum Saudi yang ketat itu tidak berlaku.

Kita tinggal di salah satu surga yang bernama KAUST. Universitas milik raja Saudi ini meski belum lama berdiri, tetapi pamornya sudah mulai terlihat jelas. Banyak orang ingin belajar dan bekerja di tempat ini. Alasannya karena dana riset yang besar, ingin berhaji, fasilitasnya yang tergolong mewah dibandingkan universitas-universitas lain di dunia, pengajar bertaraf internasional, tidak berlakunya hukum Saudi, dan lain sebagainya.

Sampai sekarang, rasanya ngga percaya bisa tinggal di KAUST. Di tempat yang menurut gw, amat sangat mewahnya. Tinggal di rumah serasa tinggal di hotel setiap hari. Naik angkutan umum GRATIS kemana saja di dalam lingkungan KAUST. Ada juga bis milik KAUST yang akan mengantar kita ke tempat-tempat tertentu di Jeddah, bahkan sampai Mekkah dan Madinah. Ngga perlu pusing bayar tagihan air, listrik dan perawatan rumah. Hampir semua orang bisa berbahasa Inggris. Fasilitas kesehatan, sekolah, rekreasi yang lengkap, dll.

Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban. Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?

Suami gw bilang, KAUST adalah lingkungan yang paling ideal untuk ditinggali. Di sini, wanita bebas dan aman memakai pakaian apapun. Mulai dari tanktop, celana pendek sampai burqa dapat ditemui. Penghuni KAUST pun beragam. Ada orang Arab, India, Barat, Asia sampai Afrika semua berbaur di sini.

Supaya ngga penasaran, gw sertakan beberapa foto tentang KAUST (catatan. memotret di dalam lingkungan KAUST tidak bisa seenaknya karena alasan privasi..apalagi memotret dengan menggunakan kamera dslr. Mesti hati-hati supaya ngga ditegur polisi =P)

ini asrama bagi mahasiswa single atau menikah tetapi belum mempunyai anak

berbagai tipe rumah untuk para mahasiswa dan karyawan

Masjid kebanggaan KAUST

salah satu fasilitas olahraga yaitu panjat dinding

pemandangan sunset di Laut Merah

Keren kan? Aslinya lebih keren lagi. Serius!!

7 thoughts on “Awal baru di KAUST

  1. wah, kamu membuat saya iri..😛
    menemukan gaya hidup yg berbeda, kalo @duaransel suami istri hidup nomaden blm punya anak, sedangkan dirimu sudah punya olit tapi masih bisa k mana2, mangstaaaabb..
    mo tanya pertanyaan klasik, sampe kapan akan pindah2 seperti ini dan negara mana yg kira2 akan menjadi tmpt persinggahan terakhir, Indonesia kah?😀

  2. gw jg iri sama kehidupan si dua ransel..sang istri kebetulan adiknya temen. jawabnya jg jawaban klasik, hanya Tuhan yang tau..tapi moga2 kesempatan buat menjelajahnya ngga berheti sampe di sini. iya bangets, tempat persinggahan terakhir tentu saja Indonesia! pingin pensiun di kota kecil yang tenang dan semoga masih bisa memberi manfaat.

  3. Wah..trnyata kamu msh melanglang buana ya. Dinikmatin aja dulu deh, ga banyak orang punya kesempatan spt kamu Ji..

  4. jiaaazzz….finally nemu blog inih, aaah kangen pd dirimyuu..
    gilaaakk..senangnya bisa menjelajah dunia…kerreeen bingits..
    salam buat olit yak, waah udah bisa brp bahasa dia?😛 nanti ajarin aku ya olit…

  5. waaa..kangen jg sama dikau ^^ pingin ketemu sama jagoan loe yang ganteng-ganteng itu..ayuk umrah ke sini, nanti ketemuan sama meity juga..olit lg belajar ngomong enggres..kasian sebenernya ni anak bahasanya diganti melulu

  6. Assalaamu’alaykum🙂

    Kakak makasih banyak yaaa blognya!

    Salam kenal saya Radiz🙂
    sekarang di Jepang, dan mauu banget bisa ke KAUST seru yaa kayanya!
    Yoroshiku onegaishimasu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s