Hal-hal yang dikangenin dari Jepang

Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Meski sadar bahwa Arab itu beda dari Jepang. Tetep aja begitu tinggal di negara lain, yang ada bawaannya jadi membanding-bandingkan dan merindukan berbagai hal dari negara sebelumnya.

Di bawah ini adalah daftar hal-hal yang gw kangenin dari Jepang:

  • Uang yang selalu nampak baru, bersih dan jarang terlipat. Kenapa daftar gw yang pertama adalah uang? Karena ini adalah kesan pertama yang gw tangkap dari hari pertama gw di Saudi. Di sini, riyal selalu nampak lusuh dan kucel. Padahal wajah sang raja tersenyum ramah pada setiap lembarnya.
  • Barang berkualitas prima. Di Jepang, barang-barang apapun selalu berkualitas baik. Di supermarket, segala macam sayuran, lauk pauk, barang-barang dapur, dll selalu berkualitas baik. Bahkan di toko hyakuen (100 yen), meski berembel-embel made in China, tetap yang dipilih kualitas no. 1. Sedangkan di KAUST, tempat shopping paling keren cuma di Tamimi Supermarket, di mana barang-barang yang dijual made in China kualitas nomor buncit.
  • Malls..malls..and malls. Gw kangen sekangen-kangennya sama Aeon Mall Musashi Murayama, sama Celeo, dan mall-mall lainnya. Di sini, kalo ke mall mesti naik bis jemputan yang jadwalnya cuma di hari-hari tertentu, jam-jam tertentu yang kurang pas. Belakangan ini gw memang agak kurang enak hati, kurang enak makan..mungkinkah karena efek jarang ke mall? *menghembuskan nafas pelan-pelan*
  • Udara yang bersih. Terbiasa tinggal di pegunungan, pindah ke gurun berarti rumah harus sering-sering disapu dan di pel. Kalau keluar rumah harus selalu sedia sapu tangan atau tissue. Apalagi kalau ada badai pasir. Mata bisa kelilipan, hidung dan tenggorokan gatal karena debu.
  • Makanan Jepang, matcha dan mugicha. Biarpun gw bukan pecinta berat makanan Jepang, tapi jauh dari kaiten sushi, jauh resto soba dan udon yang biasanya tinggal mancal buat makan,¬† matcha dan mugicha yang tinggal dicelup buat minum, bikin terbayang-bayang selalu.
  • Bis yang nyaman dan berjalan lambat. Bis di Jepang ngga ada yang seradak-seruduk. Semua berjalan perlahan dan teratur. Kadar adrenalin gw selalu berada diambang bawah. Di sini, supir bis ngebut sedikit aja bikin jantung gw deg-degan.
  • Japanese artsy-craftsy. Buat gw, semua pernak-pernik Jepang kayak kertas surat, kalender, kartu ucapan, postcard, sulaman, tas-tas, dompet, keramik, dll itu imut dan indah sekali. Gw paling suka berlama-lama di tempat yang menjual barang-barang tersebut buat sekedar melihat-lihat.
  • Online shopping dan jasa pengiriman. TOP BGT deh!
  • Jemur baju di luar. Buat gw, jemur baju di bawah panas matahari itu paling sip. Baunya itu lho, mmmm…dan ngga ngerusak warna. Gw paling sedih plus sebel kalo mesti buang baju kesayangan karena warnanya pudar gara-gara pake dryer. Tapi di sini, terpaksa balik lagi karena jemur di luar ngga memungkinkan karena panasnya sama kuatnya sama si dryer plus dapet bonus debu.
  • Pergi sendiri dengan aman. Yang ini ngga perlu dibahas lagi.
  • Toilet. Yup..toilet di Jepang selalu bersih dan wangi. Ada jua jenis kloset di Jepang, yaitu kloset duduk dan kloset jongkok. Khusus untuk kloset duduk, ada beberapa tombol tersedia di dekatnya. Ada tombol buat sound, ini penting banget buat meredam suara-suara yang kurang sopan. Tombol penyiram air yang spesifik. Tombol siram pipis sendiri, tombol siram pup sendiri. Dan kita bisa menyetel kekuatan airnya sesuai keinginan kita. Ada pula tombol untuk flush, dan kadang ada tombol pengharum ruangan juga. Tissue, tempat sampah selalu ada di tempatnya. Dan yang pasti, mereka antri dengan tertib jika toilet sedang ramai. Satu lagi nilai plus toilet di Jepang adalah kloset yang dihangatkan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s